Kapan Kamu Mau Nikah?

Aku cuma bisa cengar-cengir kuda sambil tetap melahap semua kue khas Palembang yang menjadi sajian wajib kala hari Raya Idul Fitri saat seorang sahabat kembali menanyakan pertanyaan dan sepertinya juga menjadi pertanyaan langganan kala hari Raya.

"Oeii, ditanya kok malah mesam-mesem? Kapan kamu mau nikah?", kali ini piring kue ku pun ditarik dari peredaran dan saat itu aku baru nyadar kalau semua mata tertuju kepada ku.

"Kalian kok serius sekali, tenang saja habis hari raya Idul Adha aku nikah!", ujar ku dan sekarang gantian melahap kacang mede yang ada di toples.

"Serius habis hari Raya Idul Adha ini kamu akan nikah? dengan siapa? kok aku ketinggalan berita?", sekali ini si Pinokio yang angkat bicara.

"Yang pasti bukan dengan kamu!", ujar ku terbahak-bahak dan semua mata saling beradu pandang seakan tak percaya.

Tiba-tiba suasana hiruk-pikuk pun menjadi hening, seakan semua sedang bermain dengan perasaan masing-masing untuk mencerna pernyataan yang barusan aku lontarkan. Aku pun memandang wajah-wajah sahabatku yang selalu setia tersebut, "ah teman, do'a kan saja ya sehabis hari Raya Idul Adha semuanya akan terwujud walau aku sendiri juga tidak tahu, tahun berapa tepatnya pernikahan tersebut akan terjadi", ujar ku lirih di dalam hati dan tetap cengar-cengir kuda.

*) Hanya catatan seorang JoKer (Jomblo Keren) di hari Raya Idul Fitri 2016 :D


Selamat Hari Raya Idul Fitri
Minal Aidhin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Bathin tuk Semua...


Comments

Rio Saputra said…
Semoga ALlah berikan yang terbaik

Popular posts from this blog

Kupu-Kupu

Asal Nama Kota Prabumulih

Tahun Baru Hijriyah