Sakit Gigi

"Guplak!!!", Oh God!! It's can make me grazy!!", ujarku sambil menahan rasa senat-senut sembari meneteskan air liur melihat hidangan yang disediakan di Hari Raya Idul Adha ini. Baru tahu rasanya begini toh yang namanya sakit gigi, tapi masih kepikiran apa iya ya lebih baik sakit hati dari pada sakit gigi, pokoknya tak mau semua!!", teriak ku di dalam hati.

Sakit gigi itu ternyata lebih terasa sensitive dari pada sakit "Moon Come". Eits,, yang ber-gender laki-laki dilarang protes, lah kan belum pernah merasakan sakit "Moon Come", toh. waduuh,,, guplak-guplak dah sambil guling-guling di kasur.

Balik lagi ke kisah sedih ku di hari Raya Idul Adha, gara-gara si sakit gigi mengunjungi, seluruh hidangan ayam opor, ayam rendang, malbi daging, ayam goreng, daging goreng dan yang spesial di hari raya idul adha yaitu sate daging jadinya cuma sekedar numpang lewat, seperti iklan di tv yang durasinya lebih lama dari tayangan filmnya.


Yang lebih sedih lagi, karena gigi ku lagi demo mogok makan, maka aku cuma berani makan makanan yang lemah lembut saja, seperti makan ketupat bukan makan nasi, cuma icip-icip kuah sate sambil membayangkan rasa si sate yang baunya semerbak waktu dikipas-kipas si bungsu dan ndut adikku.

Pokoknya, kalau tulisannku kali ini bahasanya rada ngawur tolong dimaklumi, lah si senat-senut masih ber-orkestra sampai terasa di ubun-ubun,, hedewww!!!! -tutup muka pake kain pel. 



Comments

jagad18 said…
sakit gigi memang yang paling menderita. lebih baik sakit hati dari pada sakit gigi hehhehe..
Numpang lewat ya gan :)

http://idr-poker.blogspot.com/

http://beritaolahraga108.blogspot.com/

http://lihatberitaakurat.blogspot.com/

http://liatberitabola.blogspot.com/

http://beritaolahraga1081.blogspot.com/

http://infobolakakiterbaru.blogspot.com/

http://beritasportsterpercaya.blogspot.com/

http://seputarberitabola108.blogspot.com/

http://beritaterbaruseputarolahraga.blogspot.com/

http://agen-bola-sbobet-jagad303.blogspot.com/

Popular posts from this blog

Kupu-Kupu

Asal Nama Kota Prabumulih

Tahun Baru Hijriyah