Posts

Showing posts from March, 2013

Mau Tau Bener atau Mau Tau Saja?

Image
"Wooeeeiiii!!!!", kemana saja!!! telepon tak aktif, sms tak nyampe, di FB tak ada!, Pulang ke Palembang ga??", ujar suara cempreng menggelegar dan membahana sahabat ku di HP barusan. Aku malah tertawa terbahak-bahak, "Kenapa, kangeen??", ujar ku mengoda nya , dan dapat aku pastikan wajahnya di seberang telepon itu sudah kayak udang rebus karena memerah.
"Cuma pingin cerita, tapi kemana saja kamu? jarang ku lihat nulis status, biasa nya tiap hari ada?", tanya nya menyelidik. "Biasa,, sibuk pacaran!!", ujar ku sambil tertawa, dan  ku pastikan dia mesti  salto tiga kali di seberang sana mendengar jawab ku.
"Serius?", ujar nya pelan tapi sangat menunggu jawab ku karena sahabat ku ini salah satu manusia yang paling penasaran tentang kehidupan pribadiku. "teyuss Miyapa?", jawab ku menirukan iklan si vendor kartu seluler, dan klik dia pun menutup teleponnya, entah kesal atau apa,, hedewww ditunggu beberapa saat tak menelepon l…

Mengapa Harus Ada Air Mata?

Image
Air mata wanita melambangkan perasaannya, apabila dia menangis, itulah perasaanya yang ikhlas tatkala itu, air mata nya tidak berbohong. Seorang wanita itu tidak akan menangis jika hatinya tidak terluka atau tersentuh akan sesuatu hal. Air mata akan berguguran seiring dengan perasaannya,  Tetesan air mata wanita itu melambangkan Keikhlasan, Kejujuran, Kesedihan, Kegembiraan, Kepasrahan, Ketakutan, Kecurangan, Pendustaan, Kepercayaan, Kesetiaan, Kekuatan, dan Kesucian...
Mengapa harus ada air mata???? Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan yang munasabah. Setelah puas aku berfikir, sedikit demi sedikit mulai aku fahami, sebenarnya air mata wanita adalah AIR MATA KEHIDUPAN.....
Air mata kekuatan, untuk melahirkan bayi dari rahimnya. Airmata kehangatan bagi bayi dalam dekapan lembutnya. Airmata yang peka dan kasih untuk mencintai dan merawat semua anak dan keluarga, dalam keadaan apapun, dan dalam situasi bagaimanapun. Walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa menge…

Pengakuan dan Penghargaan

Image
Hari ini aku sengaja pulang ke Palembang menggunakan bis, menitipkan si hitam kepada ibu kost dengan  alasan, aku terlalu lelah dan mengkhawatirkan kondisi jalan yang sulit karena banjir rob yang melanda di kawasan Ogan Ilir dan kecamatan Karya Jaya.
Aku segera menaiki bis yang berhenti, bis jurusan Tanjung Enim - Palembang itu tidak begitu penuh penumpang, aku pun masih bisa memperoleh tempat duduk kosong di barisan paling belakang sebelah kiri.
Pikiran ku menerawang jauh, pemandangan di balik jendela tak begitu menjadi menarik bagi ku karena aku lebih memikirkan banyak sumbang saran dan kritik dari para sahabat yang aku temui di dunia nyata atau pun dunia maya akhir-akhir ini. Semua rata-rata mengkhawatirkan ku, malah ada yang bilang kalau aku seperti sebuah lilin yang  hancur karena memberi pelita, "benarkah seperti itu?", tanya ku sendiri tanpa bisa menemukan jawaban.